|
Oleh: Dr. Anna Uyainah ZN,SpPD,K-P,MARS Ramadhan telah tiba, bulan keberkahan yang penuh rahmat telah ada di hadapan kita. Saatnya kita isi bulan penuh rahmat ini dengan ibadah yang penuh makna. Untuk ibadah puasa ini sebagian masyarakat selain mempersiapkan kebutuhan ibadah dan makanan, juga mempersiapkan kesehatan, karena bila badan sehat puasa pun akan lebih nikmat.
|
|
Pagi itu, setelah kembali dari shalat Subuh di Mushalla dekat rumahnya, Pak Shannif ingin sekali bersilaturrahim ke kantor sahabatnya yang lama tak ditemuinya. Setelah mandi dan berpakaian, dia pun memanaskan mobilnya sambil menikmati secangkir kopi yang telah disiapkan oleh istrinya. |
|
Sebelum lanjut ke paragraf-paragraf berikut, alangkah baiknya jika kita terlebi dahulu membaca istigfar; Astagfirullah al-azhim… Astagfirullah al-azhim… Astagfirullah al-azhim…
|
|
Sejak pagi Mansur telah mempersiapkan materi khutbah karena dirinya dijadwalkan mengisi khutbah jum’at di salah satu kantor BUMN di bilangan Kebun Sirih. Hari itu ia ingin berangkat lebih awal karena ingin mampir silaturrahim ke bekas rumah kosnya di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. |
|
”Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan) tetaplah bekerja keras (untuk urusan lain), dan hanya kepada Tuhanmulah kamu berharap.” (QS. Al-Insyirah [94]: 78) |